Kamis, 13 Agustus 2009

Krisis listrik di Pasaman Barat


Krisis listrik yang melanda negeri khususnya Pasaman Barat akibat musim kemarau yang berkepanjangan seperti tidak akan berakhir serta merta. Semulanya saat pembangunan Jaringan Listrik Tegangan Tinggi yang membentang dari Danau Maninjau hingga Simpang Empat Pasaman Barat dijanjikan akan mengatasi permasaalahan yang muncul. Namun kenyataannya hingga saat ini jadwal pemadaman listrik secara bergiliran tetap berlanjut.
Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus mendatang pun tidak akan luput dari kegelapan. Dikhawatirkan juga Ramadhan akan mengalami hal yang sama.
Beberapa bulan belakangan pemadaman listrik secara bergiliran di Pasaman Barat hanya memakan waktu hingga 2 jam/hari. Kemudian karena krisis listrik semakin parah, waktu pemadaman ditambah menjadi 3 jam/hari. Belum lagi putusnya aliran litrik yang disebabkan gangguan lainnya. Sehingga seorang teman ketika listrik padam sering berceletuk; "Listrik kini lah makai resep dokter, makan ubek 3 kali sahari".

2 komentar:

Rajiva on 30 Oktober 2009 10:47 mengatakan...

Xixixi.. Negara kita ini aneh ya,,2009 ko masih ada aja kejadian mati lampu. Coba blok Natuna di laut cina selatan dikelola penuh oleh Pertamina. Pasti ngga gini kejadiannya. Duit dari bumi Indonesia banyak yg disetor ke boss luar negeri. hiks..

Ahmad on 11 Desember 2009 01:38 mengatakan...

Sejak gempa kemarin, baru bisa update sekarang. Jadi telat balas commentnya..

Poskan Komentar