Pasaman Barat. Pemilu Legislatif dan Pilpres telah berlalu dan meninggalkan banyak cerita dan banyak pula harapan. Cerita tentang keberhasilan penyelenggaraan yang patut dipuji dan kekurangan yang mesti diperbaiki. Harapan yang sama dari dahulu hingga sekarang tentang adanya perubahan.
Menjelang Pilkada 2010 mendatang, khususnya Pemilihan Bupati Pasaman Barat 2010, cerita dan harapan sudah mulai bermunculan seiring dengan mengapungnya beberapa nama Bakal Calon Bupati Pasaman Barat yang akan bertarung di Pilkada 2010 mendatang.
Bakal calon Bupati Pasbar 2010 tidak saja datang dari Kalangan Partai Politik, namun telah diramaikan juga dari beberapa nama calon independen.
Beberapa nama diantaranya, seperti Zulkenedi said, S.sos, Drs. Baharuddin R, MM., Epi Santoso SP, Risnawanto, SE., DR. Eni Kamal, M.sc atau Drs. Zambri, AKBP Azwir Nasution, AKBP Akmal Batubara dan lain-lainnya. Tentu saja Bupati Pasaman Barat sekarang Drs. Syahiran. MM juga ikut serta dalam bursa Bakal Calon Bupati Pasaman Barat.
Namun siapapun yang akan memenangkan pertarungan pada Pilkada 2010 mendatang, masyarakat masih mengaharapkan adanya perubahan kearah yang lebih baik.
Senin, 14 September 2009
Kamis, 03 September 2009
Pusat Penangkaran Buaya di Labuang Hijau
Akibat perseteruan panjang antara Buaya dan masyarakat yang berlansung beberapa waktu lalu di sekitar Batang Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang telah memakan korban jiwa tersebut, Pemkab Pasaman Barat tidak tinggal diam. Sebagai tindak lanjutnya, seperti yang disampaikan oleh Camat Kinali Yonisal.SH beberapa hari yang lalu, Pemkab Pasbar telah menganggarkan Dana untuk melakukan rahabilitasi terhadap ribuan Buaya yang ada di Sepanjang Batang Kinali dan Labuang Hijau Kinali. Langkah ini dianggap sebagai jalan terbaik agar kelestarian lingkungan hidup tetap terjaga dan diharapkan dengan program ini akan memunculkan peluang-peluang baru untuk meningkatkan perekonomian rakyat.
Selama ini yang terjadi adalah adanya perusakan ekosistem baik yang disengaja maupun tidak disengaja yang dilakukan oleh manusia terhadap lingkungan khsususnya Buaya. Dengan adanya program Penangkaran ini hal tersebut diharapkan tidak terjadi lagi.
Program yang menggunakan dana Pemkab Pasaman Barat tersebut akan diselenggarakan akhir tahun 2009 dan perencanaan kedepan pembiayaan pembangunan akan dibantu oleh Pemerintah Pusat. Sebagi Pusat Penangkaran Buaya tersebut akan dibuat di Lahan seluas 15 Ha di Labuang Hijau Kinali.
Selama ini yang terjadi adalah adanya perusakan ekosistem baik yang disengaja maupun tidak disengaja yang dilakukan oleh manusia terhadap lingkungan khsususnya Buaya. Dengan adanya program Penangkaran ini hal tersebut diharapkan tidak terjadi lagi.
Program yang menggunakan dana Pemkab Pasaman Barat tersebut akan diselenggarakan akhir tahun 2009 dan perencanaan kedepan pembiayaan pembangunan akan dibantu oleh Pemerintah Pusat. Sebagi Pusat Penangkaran Buaya tersebut akan dibuat di Lahan seluas 15 Ha di Labuang Hijau Kinali.
Label:
kabupaten,
lingkungan hidup,
sekilas info
Jumat, 28 Agustus 2009
Lagu Indonesia Raya dilecehkan
Berita terhangat selain Bom JW Marriot mungkin adalah berita berikut. Beberapa situs di Indonesia memberitakan telah dilakukannya penghinaan yang dilakukan oleh seseorang terhadap Teks Lagu Indonesia raya yang di publikasikan di sebuah Forum www.topix.com. Karena sangat antusias, saya lansung melorot ke alamat yang dimaksud. Ternyata Postingan pelecehan terhadap teks Lagu Indonesia Raya tersebut sudah tidak ada lagi. Tersiar kabar kemudian, ternyata Depkominfo tidak tinggal diam dengan pemberitaan ini dengan segera memblokir situs www.topix.com hingga mereka menghapus postingan pelecehan tersebut.
Berikut ini adalah Teks Lagu Indonesia yang dilecehekan menggunakan bahasa melayu/Malaysia yang ditulis oleh seseorang yang mengaku Nick Indosial.
Itulah kutipan lagu Indonesia Raya yang telah dilecehkan oleh orang-orang Malaysia tersebut.
Berikut ini adalah Teks Lagu Indonesia yang dilecehekan menggunakan bahasa melayu/Malaysia yang ditulis oleh seseorang yang mengaku Nick Indosial.
"Indonesial National Anthem"
Cipt : MalingSial keparat.
....................................
Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku
Mati lah tanahku Modar lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya Tidurlah badannya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Miskin Mampous Modar
Datang kerja Malaysia Tapi TKI
Jadiperampok
Rompak Malaysia bawa wang ke Indon
Indonesial Pendatang Haram
....................................
Teks lagu disalin dari babamz.blogspot.com
Itulah kutipan lagu Indonesia Raya yang telah dilecehkan oleh orang-orang Malaysia tersebut.
Label:
catatan,
kriminalitas,
sekilas info
Kamis, 20 Agustus 2009
Galery Salingka Nagari
Pernahkah anda melihat Buah Kelapa Sawit raksasa. Jika belum, silahkan berkunjung ke Pasaman Barat. Sebenarnya bukan buah kelapa sawit asli, tetapi tugu yang berbentuk Buah Kelapa Sawit. Ikon Kabupaten Pasaman Barat ini telah berdiri sejak lama tepat di jantung kota Pasaman Barat mewakili komoditi utama Kabupaten Pasaman Barat. Selasa, 18 Agustus 2009
17 Agustusan di Pasaman Barat
Blog Salingka Nagari mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke 64.
Jaya lah negeriku, Jaya lah Bangsa ku Indonesia.
Label:
budaya,
catatan,
hari besar,
kabupaten
Minggu, 16 Agustus 2009
DPRD Pasaman Barat Periode 2009-2014
Pasaman Barat. Pelantikan anggota DPRD Pasaman Barat terpilih hasil pemilu legislatif 2009 akan diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2009 di Gedung DPRD Kabupaten Pasaman Barat Padang Tujuh. Pemilu Legislatif di Pasbar tanggal 9 April lalu tersebut memilih 35 orang perwakilan yang nantinya akan duduk di Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab.Pasaman Barat yang nantinya sangat diharapkan akan menyuarakan aspirasi rakyat.Menurut Ketua KPU Pasaman Barat, Adrianto yang dikutip dari www.antara-sumbar.com, mengatakan dari 35 orang anggota DRPD Pasaman Barat, 25 orang diantaranya adalah wajah-wajah baru.
Berikut adalah daftar peroleh kursi masing-masing Partai di DPRD Pasbar periode 2002-2014:
. Demokrat 5 kursi
. Golkar 5 kursi
. PDIP 5 Kursi
. PPP 5 kursi
. PAN 4 kursi
. PKS 3 kursi
. Hanura 2 kursi
. PBB 2 kursi
. PKB 1 kursi
. PBR 1 kursi
. PPRN 1 kursi
. Pelopor 1 kursi
Yang paling menarik pada periode kali ini adalah dari 35 orang Anggota DPRD Pasaman Barat tersebut salah satu antaranya adalah perempuan bernama Desmawati dari Golkar.
Selama berlansungnya proses Pemilu legislatif di Pasaman Barat pada tanggal 9 April lalu pada umumnya berlansung dalam keadaan aman dan tertib. Beberapa permasaalahan muncul hingga berlanjut ke Pengadilan dapat diselesaikan dengan baik.
Label:
DPRD Pasaman Barat,
kabupaten,
politik
Kamis, 13 Agustus 2009
Krisis listrik di Pasaman Barat
Krisis listrik yang melanda negeri khususnya Pasaman Barat akibat musim kemarau yang berkepanjangan seperti tidak akan berakhir serta merta. Semulanya saat pembangunan Jaringan Listrik Tegangan Tinggi yang membentang dari Danau Maninjau hingga Simpang Empat Pasaman Barat dijanjikan akan mengatasi permasaalahan yang muncul. Namun kenyataannya hingga saat ini jadwal pemadaman listrik secara bergiliran tetap berlanjut.
Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus mendatang pun tidak akan luput dari kegelapan. Dikhawatirkan juga Ramadhan akan mengalami hal yang sama.
Beberapa bulan belakangan pemadaman listrik secara bergiliran di Pasaman Barat hanya memakan waktu hingga 2 jam/hari. Kemudian karena krisis listrik semakin parah, waktu pemadaman ditambah menjadi 3 jam/hari. Belum lagi putusnya aliran litrik yang disebabkan gangguan lainnya. Sehingga seorang teman ketika listrik padam sering berceletuk; "Listrik kini lah makai resep dokter, makan ubek 3 kali sahari".
Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus mendatang pun tidak akan luput dari kegelapan. Dikhawatirkan juga Ramadhan akan mengalami hal yang sama.
Beberapa bulan belakangan pemadaman listrik secara bergiliran di Pasaman Barat hanya memakan waktu hingga 2 jam/hari. Kemudian karena krisis listrik semakin parah, waktu pemadaman ditambah menjadi 3 jam/hari. Belum lagi putusnya aliran litrik yang disebabkan gangguan lainnya. Sehingga seorang teman ketika listrik padam sering berceletuk; "Listrik kini lah makai resep dokter, makan ubek 3 kali sahari".
Label:
krisi listrik,
lingkungan hidup




